Image

Cybercrime atau dalam bahasa Indonesia-nya adalah kejahatan dalam dunia maya. Maksudnya, kejahatan (perbuatan melanggar hukum) yang timbul secara disengaja oleh pelaku dengan menggunakan teknologi informasi seperti internet sebagai alat kejahatannya.

Jenis-jenis Cybercrime:

  • Unauthorized Access
  • Illegal Contents
  • Offense Against Intellectual Property
  • Data Forgery
  • Cyber Espionage
  • Cyber Sabotage, and Extortion
  • Cyberstalking
  • Carding
  • Hacking dan Cracker
  • Infringements of Privacy

Cybercrime dapat menyerang Individu, kelompok, atau pemerintah serta menyerang Hak Cipta dan Hak Milik. Kita dapat mencegah maupun menangani Cybercrime dengan melakukan hal berikut.

  1. Rutin melakukan update, upgrade, dan patch pada sistem operasi dan aplikasi yang dipakai.
  2. Memeriksa ulang dam memperbaiki konfigurasi pada sistem operasi, web server, dan aplikasi lainnya.
  3. Menganalisa kembali service yang aktif, matikan jika diperlukan.
  4. Mengatur jadwal untuk melakukan backup data penting, file konfigurasi sistem, dan data base. Sehingga ketika terjadi deface, kita tinggal menggunakan data backup.
  5. Menggunakan firewall untuk mengatasi Denial of Service Attack.

Malware atau Malicious Software, adalah sebuah program yang dirancang untuk merusak atau melakukan tindakan yang tidak diinginkan pada Sistem komputer atau program lainnya. Malware dapat berupa virus, trojan, rootkit, worm, keylogger, spyware, adware, dan phising. Cara menanganinya adalah dengan melakukan hal berikut.

  • untuk pribadi
  1. tidak mengakses situs yang mungkin berbahaya
  2. menggunakan software original
  3. menggunakan firewall
  4. mengupdate antivirus secara berkala
  • untuk perusahaan:
  1. menggunakan jas keamanaan
  2. mengupdate sistem komputer dan jaringannya secara berkala.